10 Agustus 2010

Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 3 – Perancangan Form)

Bikin database sudah, sekarang waktunya perancangan form. Dulu, waktu pertama kali belajar (sampe sekarang juga masih sih smile_tongue) bikin program pakai Visual Basic, bagian ini yang jadi favorit saya: perancangan form smile_teeth. Langsung saja ya. Setelah kita sebelumnya kita membuat database dengan aplikasi VisData, dan menutup aplikasi tersebut, maka kita akan dikembalikan pada layar IDE (Integrated Development Editor) Visual Basic 6.0.

19 - Project Saved

Kita sudah punya satu form di situ, yaitu frmUtama. Sesuai dengan namanya, form ini akan kita jadikan sebagai form utama. Maksudnya, melalui form inilah, kita akan dapat memanggil form-form lainnya yang nanti akan kita buat. Sebagai awal, kita akan menempatkan satu set menu pada form ini. Untuk itu, klik icon ke tiga pada toolbox IDE Visual Basic. Icon apa itu? Jelas icon Menu Editor dong, hehe.

01 - Toolbar VB

Nah, setelah Anda mengklik icon “Menu Editor” tersebut, maka akan tampil kotak dialog Menu Editor (ya iyalah smile_wink).

02 - Menu Editor Langsung ya. Pada kotak isian “Caption:”, isilah dengan “&Master”, lalu pada kotak isian “Name:”, isi dengan “mnuMaster”. Setelah itu, tekan tombol Enter, atau bisa juga mengklik tombol “Next” pada layar kotak dialog menu editor ini.

03 - Menu Editor - mnuMaster Setelah kotak isian “Caption:” dan “Name:” kosong kembali, klik-lah tombol panah kanan yang berada di bagian tengah kiri dari kotak dialog menu editor ini.

04b - Menu Editor - Right Arrow 04 - Menu Editor - Right Arrow

Setelah itu, terlihat adanya 4 (empat) titik pada menulist di bawah. Itu artinya, menu yang kita buat selanjutnya, akan menjadi submenu. Karena kita akan membuat menu Barang, maka itu artinya menu Barang tersebut akan menjadi submenu atau bagian dari menu Master. Jelas ya? Ok, langsung saja kalau begitu. Pada kolom Caption, isilah dengan &Barang, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuBarang, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

05 - Menu Editor - mnuBarang Selanjutnya, karena kita akan kembali membuat menu (bukan submenu) untuk Transaksi, maka kita harus mengembalikan posisinya seperti semula dulu. Untuk itu, klik tombol panah kiri (left-arrow) pada kotak dialog Menu Editor ini.

04b - Menu Editor - Right Arrow 06 - Menu Editor - Left Arrow

Setelah itu, pada kolom Caption, isilah dengan &Transaksi, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuTransaksi, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

07 - Menu Editor - mnuTransaksi Setelah itu, karena kita akan membuat submenu Penjualan, maka klik lagi tombol panah kanan (right-arrow) pada jendela Menu Editor ini.

04b - Menu Editor - Right Arrow 04 - Menu Editor - Right Arrow

Sudah? Nah, pada kolom Caption, isilah dengan &Penjualan, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuPenjualan, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

08 - Menu Editor - mnuPenjualan

Selanjutnya, lagi-lagi kita harus mengembalikan posisi menu ke semula, karena kita akan membuat menu, dan bukan submenu. Jadi, klik lagi tombol panah kiri (left-arrow) pada jendela Menu Editor ini.

04b - Menu Editor - Right Arrow 06 - Menu Editor - Left Arrow

Kemudian pada kolom Caption, isilah dengan &Laporan, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuLaporan, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

09 - Menu Editor - mnuLaporan

Setelah itu, karena kita akan membuat submenu Laporan Penjualan Harian, Laporan Penjualan Mingguan dan Laporan Penjualan Bulanan, maka klik lagi tombol panah kanan (right-arrow) pada jendela Menu Editor ini.

04b - Menu Editor - Right Arrow 04 - Menu Editor - Right Arrow

Jika sudah, maka pada kolom Caption, isilah dengan &Laporan Penjualan Harian, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuLaporanPenjualanHarian, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

10 - Menu Editor - mnuLaporanPenjualanHarianSelanjutnya, pada kolom Caption, isilah dengan &Laporan Penjualan Mingguan, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuLaporanPenjualanMingguan, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

11 - Menu Editor - mnuLaporanPenjualanMingguanKemudian, lagi pada kolom Caption, isilah dengan &Laporan Penjualan Bulanan, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuLaporanPenjualanBulanan, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

Dan, karena kita akan membuat menu utama lagi (menu yang bukan submenu, maksudnya), maka kita harus mengembalikan posisi pointer menu kita ke posisi awal.

04b - Menu Editor - Right Arrow 06 - Menu Editor - Left Arrow

Jika sudah, pada kolom Caption, isilah dengan &Keluar, dan pada kolom Name, isilah dengan mnuKeluar, lalu tekan tombol Enter pada keyboard Anda, atau bisa juga dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog Menu Editor ini.

13 - Menu Editor - mnuKeluarSudah? Ya memang hanya itu menu yang akan kita buat, hehe. Tampilan untuk menu yang lengkap adalah sebagai berikut:

14 - Menu Editor - Lengkap

Selanjutnya tentu saja, Anda bisa mengklik tombol “OK” pada jendela Menu Editor ini. Dan setelah itu, kita akan dikembalikan pada layar utama dari IDE Visual Basic 6.0. ini. Terlihat di situ bahwa frmUtama sudah berisi menu.

15 - frmUtama Dengan MenuMenu-menu tersebut masih dalam kondisi kosong. Maksudnya, kita belum akan mentautkan atau menghubungkannya dengan form-form lain, karena form-form lain tersebut memang belum kita buat smile_teeth.

Langkah selanjutnya adalah… menyimpan dulu pekerjaan kita! Jadi, klik icon “Save Project” pada toolbar IDE Visual Basic 6.0. kita. Kemudian apa lagi? Selanjutnya, kita akan membuat form Data Master Barang, yang akan kita namai frmBarang. Tapi itu akan kita lakukan pada tutorial selanjutnya, yaitu Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 3 – Perancangan Form Data Master Barang).

09 Agustus 2010

Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 2 – Membuat Database)”.

Setelah kita melakukan “persiapan” pada Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial - Bagian 1), sekarang kita akan membuat database untuk program tersebut. Langsung saja, pada layar IDE Visual Basic 6.0, klik menu “Add-Ins”, dan pilih submenu “Visual Data Manager”.

01 - Sub Menu Add-Ins

Sesaat kemudian akan muncul halaman Visual Data Manager alias VisData.

02 - Layar VisData 

Di sinilah kita akan membuat database dan seluruh tabel-tabel yang diperlukan. Sekarang, kliklah menu “File”, kemudian pilih submenu “New”, lalu pilih “Microsoft Acces”, dan pilih lagi “Version 7.0 MDB…”.

03 - Menu Create DB

Akan ada kotak dialog yang muncul, yang akan menanyakan di mana kita akan menyuimpan database ini. Pindahkan lokasi ke folder yang tadi kita buat, yaitu pada folder “c:\Penjualan”, kemudian isikan “Penjualan” (tanpa tanda kutip) pada kotak isian “File name:” yang ada, dan klik tombol “Save”.

04 - SaveDB

dan kita akan dikembalikan pada halaman awal VisData. Bedanya dengan yang tadi adalah bahwa sekarang sudah ada dua jendela yang tersedia, yaitu jendela “Database Windows” di sebelah kiri dan jendela “SQL Statement” di sebelah kanan.

05 - Lauar VisData 2

Database sudah terbentuk, namun tabel-tabel yang diperlukan belum ada. Jadi hal selanjutnya yang harus kita lakukan adalah membuat tabel-tabel tersebut, yaitu:

  • Tabel Master Barang
  • Tabel Transaksi Penjualan
  • Tabel Transaksi Penjualan Detail
  • Tabel Temporar

Adapun detail dari masing-masing tabel tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tabel Master Barang

No. Nama Field Jenis Panjang Keterangan
1. Kode_Barang Text 5 Primary Index
2. Nama_Barang Text 30  
3. Harga Double    
 
 

2. Tabel Transaksi Penjualan

No. Nama Field Jenis Panjang Keterangan
1. No_Faktur Text 10 Primary Index
2. Tanggal Date/Time    
3. Keterangan Text 30  
 

3. Tabel Transaksi Penjualan_Detail

No. Nama Field Jenis Panjang Keterangan
1. No_Faktur Text 10  
2. Kode_Barang Text 5  
3. Jumlah Single    
 

4. Tabel Temporar

No. Nama Field Jenis Panjang Keterangan
1. Kode_Barang Text 5  
2. Nama_Barang Text 30  
3. Jumlah Single    
 

Sekarang, kita akan mulai membuat tabel pertama, yaitu tabel master Barang. Sudah tahu kan struktur tabelnya? Nah, coba klik kanan pada jendela “Database Window”, lalu pada popup menu yang muncul, pilihlah “New Table”.

06 - New Table

Setelah itu akan tampil kotak dialog Table Structure. Di sini kita akan mulai menambahkan field-field yang diperlukan.

07 - CreateTable Dialog

Jadi, kliklah tombol “Add Field”, sehingga akan muncul kotak dialog “Add Field”.

08 Add Field

Pada kotak isian “Name:”, isilah dengan “Kode_Barang” (tanpa tanda kutip ya), lalu pada combobox “Type:”, pilih “Text”. Secara default, combobox tersebut akan tersorot pada pilihan “Text”, jadi Anda bisa saja langsung mengisikan ukuran field-nya, pada kotak isian “Size:”. Isikan dengan angka “5” (juga tanpa tanda kutip smile_wink). Setelah itu, Anda dapat mengklik tombol “OK”, untuk menambahkan field tersebut pada struktur yang akan kita buat.

Langkah selanjutnya, tentu saja adalah dengan cara menambahkan field-field lain seperti field Nama_Barang dan Harga. Perhatikan ukurannya ya. Dan, untuk field Harga, jangan lupa untuk memilih type field-nya dengan “Double”, sesuai dengan struktur yang ada di atas.

Jika ketiga field tersebut sudah dimasukkan, yaitu Kode_Barang, Nama_Barang, dan Harga, silahkan klik tombol Close untuk menutup kotak dialog ini, dan kembali pada kotak dialog sebelumnya, yaitu Table Structure.

09 - Table Structure - Barang Di situ terlihat bahwa field-field yang tadi kita tambahkan, sudah ada pada daftar. Lalu, apakah tabelnya sudah jadi? Belum, saudara-saudara. Kita harus membentuknya secara fisik. Jadi, silahkan klik tombol “Build the Table”. Setelah itu, klik-lah tombol “Close”, untuk menutup kotak dialog ini dan kembali ke jendela Database Window.

10 - Database Window - Sudah Ada Tabel Barang

Terlihat di situ, sudah ada tabel Barang yang tadi kita buat. Selanjutnya, buatlah tabel-tabel berikutnya, yaitu tabel Penjualan, tabel Penjualan_Detail dan tabel Temporar. Caranya? Ah! Pasti Anda sudah tahu dong. Kan tinggal mengulangi langkah-langkah di atas. Tidak sulit kok, dan bila sudah terbiasa, akan merupakan pekerjaan yang menyenangkan bagi Anda smile_wink. Nantinya, kalau sudah lengkap, jendela “Database Window” akan tampil seperti tampilan di bawah ini:

11 - Database Window - LengkapSelanjutnya, kita akan mulai membuat form-form yang diperlukan. Jadi, tutuplah aplikasi VisData alias Visual Data Manager ini, dan kita akan bertemu lagi pada tutorial selanjutnya, yaitu  Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 3 – Perancangan Form)”.

30 Juli 2010

Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 1)

Buat yang sedang menyusun Tugas Akhir atau Skripsi untuk jurusan Manajemen Informatika atau Sistem Informasi, di sini saya berikan tutorial sederhana tentang cara membuat Program Penjualan dengan Visual Basic 6.0.

Langsung saja ya. Buka Visual Basic Anda sekarang.

01 - VB Logo

Lalu pilih Standard EXE pada kotak dialog “New Project” yang muncul, dan klik tombol “Open”.

02 - VB ProjectDan akan muncul sebuah “Project” berisikan satu form kosong.

03 - Blank ProjectBiarkan saja dulu form tersebut, karena kita akan mengisikan dulu properti dari Project kita ini. Jadi, klik-lah menu Project pada bagian atas Visual Basic 6.0 ini.’

04 - Menu VBSetelah itu, pilih submenu “Proejct1 Properties” , untuk memunculkan kotak dialog Project Properties.

05 - Sub Menu Project

Dan pada kotak dialog yang muncul, ganti properti dari Project Name, dari Project1 menjadi Penjualan.

06 - Kotak Dialog Project Properties07 - Kotak Dialog Project Properties 2Setelah itu, tinggal klik tombol “OK”, dan Anda akan dikembalikan pada form kosong yang kita temui di halaman awal tadi, yang tentu saja sudah berubah namanya menjadi Penjualan.

08 - Project BernamaSekarang, kita akan mengubah properti dari form kosong yang ada tersebut. Form ini akan kita gunakan sebagai Form Utama, yang akan berisikan menu yang nantinya akan dijadikan sebagai jalan untuk membuka atau mengakses form-form lainnya. Klik form tersebut, lalu ubahlah propertinya, untuk item-item sebagai berikut:

No. Nama Properti Nilai Awal Ubah Menjadi
1. Name Form1 frmUtama
2. Caption Form1 Aplikasi Penjualan
3. WindowState 0-Normal 2-Maximized

09 - Form1 Properties

Jika sudah selesai, Anda dapat menyimpan Project Penjualan ini terlebih dulu, dengan mengklik icon “Save” (dengan gambar Disket) pada Toolbar yang ada di bagian atas IDE Visual Basic 6.0. ini.

10 - Toolbar VB

Dan selanjutnya, Visual Basic akan menanyakan dimana Anda akan menyimpan Project Penjualan ini.

11 - Save as

Klik pada combobox “Save in:”, dan ubah menjadi “Local Disk (C:)

12 - Save As 2Setelah itu, klik icon “Create New Folder” yang berada di di bagian atas kanan dari kotak dialog “Save File As” ini, untuk membuat sebuah folder baru pada drive c:\. Icon “Create New Folder” adalah icon ketiga dari kiri, dan kedua dari kanan.

13 - Toolbar Save As14 - Create New Folder

15 - Create New Folder 2

Karena kita akan membuat Project Penjualan, maka namain juga folder baru tersebut dengan nama “Penjualan”.

16 - Create New Folder 3  

Setelah itu, masuklah ke dalam folder tersebut, dan simpan project Anda. Akan ada 2 (dua) kali penyimpanan, yaitu penyimpanan untuk form frmUtama.frm, dan project Penjualan.vbp

17 - Save Project 1 

18 - Save Project 2 

Setelah itu, Anda akan dikembalikan pada halaman awal, dengan project yang sudah bernama Penjualan, dan form yang sudah diberi nama frmUtama. Selanjutnya kita akan masuk pada tutorial berikutnya, yaitu “Membuat Program Penjualan Dengan Visual Basic 6.0 (Tutorial – Bagian 2 – Membuat Database)”.